Tarakan, 31 Juli 2026 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) terus meneguhkan komitmennya dalam membangun budaya keselamatan kerja (safety culture) sebagai fondasi utama keandalan operasional dan pelayanan kelistrikan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan langsung General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, untuk memantau pelaksanaan pekerjaan operasional dan pemeliharaan jaringan oleh petugas Pelayanan Teknik (Yantek) di Kota Tarakan pada Rabu (29/07).
Kunjungan ini merupakan bagian dari penguatan management safety walk yang secara konsisten dilakukan jajaran manajemen PLN UID Kaltimra guna memastikan setiap aktivitas operasional dilaksanakan sesuai standar perusahaan, memenuhi prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta mendukung terciptanya layanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Chaliq melakukan observasi secara menyeluruh terhadap tahapan pekerjaan di lapangan, mulai dari briefing sebelum bekerja, identifikasi potensi bahaya, kelengkapan dan penggunaan alat pelindung diri (APD), penerapan prosedur kerja yang aman, hingga pelaksanaan pekerjaan teknis pada jaringan distribusi. Selain melakukan pengawasan, ia juga berdialog secara langsung dengan para petugas untuk mendengarkan masukan, tantangan operasional, serta kebutuhan di lapangan sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa keselamatan merupakan nilai dasar yang tidak dapat ditawar dalam setiap proses bisnis PLN.
“Keselamatan bukan sekadar kewajiban untuk memenuhi prosedur, tetapi merupakan budaya yang harus tertanam dalam setiap tindakan dan keputusan. Tidak ada pekerjaan yang begitu penting hingga mengabaikan aspek keselamatan. Karena itu, kami ingin memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan disiplin, sesuai standar, didukung personel yang kompeten, serta peralatan yang memenuhi persyaratan keselamatan,” ujar Chaliq.
Ia menambahkan bahwa kehadiran manajemen di lapangan tidak hanya bertujuan melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan dukungan moral sekaligus apresiasi kepada seluruh petugas yang setiap hari menjalankan tugas dengan dedikasi tinggi dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
“Petugas Pelayanan Teknik merupakan garda terdepan PLN yang berhadapan langsung dengan berbagai tantangan di lapangan. Profesionalisme, kedisiplinan, dan kepatuhan mereka terhadap budaya keselamatan menjadi faktor penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus melindungi diri sendiri, rekan kerja, dan masyarakat. Kami mengapresiasi semangat seluruh personel yang terus bekerja dengan mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, PLN UID Kaltimra juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pekerjaan operasional untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Evaluasi tersebut mencakup kepatuhan terhadap prosedur kerja, efektivitas pengendalian risiko, kesiapan personel, kecukupan peralatan kerja, hingga penerapan budaya keselamatan dalam aktivitas sehari-hari sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas operasional secara berkesinambungan.
PLN UID Kaltimra meyakini bahwa budaya keselamatan yang kuat merupakan prasyarat utama dalam menghadirkan sistem kelistrikan yang andal. Oleh karena itu, perusahaan akan terus memperkuat kompetensi sumber daya manusia, meningkatkan pengawasan operasional, serta membangun budaya kerja yang menempatkan keselamatan sebagai nilai utama dalam setiap lini organisasi. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN untuk menghadirkan pelayanan kelistrikan yang aman, andal, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. (**)



