Tarakan Pertahankan Juara Umum Porwada II Kaltara di Nunukan

admin

Foto: PB Porwada II Kaliamantan Utara

Nunukan – Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) II Kalimantan Utara (Kaltara) 2026 memastikan penyelenggaraan ajang olahraga wartawan terbesar di Kaltara berlangsung sukses. Selama empat hari pelaksanaan, sejak 2 hingga 5 Juli 2026, seluruh pertandingan berjalan aman, tertib, lancar, dan penuh semangat persaudaraan, menandai keberhasilan Kabupaten Nunukan sebagai tuan rumah.

Di balik sengitnya persaingan memperebutkan medali, Porwada II justru menghadirkan pemandangan yang menjadi tujuan utama penyelenggaraan, yakni mempererat solidaritas insan pers dari seluruh kabupaten dan kota di Kaltara. Para wartawan yang sehari-hari disibukkan dengan aktivitas peliputan berbaur dalam satu arena, bertanding secara sportif tanpa meninggalkan rasa kekeluargaan.

Ketua Panitia Besar Porwada II Kaltara 2026, Eliazar Simon, S.Pd, mengatakan keberhasilan penyelenggaraan merupakan hasil kolaborasi semua pihak yang memiliki komitmen sama untuk memajukan organisasi kewartawanan di Kalimantan Utara.

“Seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana. Tidak hanya sukses sebagai penyelenggaraan event olahraga, tetapi juga sukses mempererat kebersamaan insan pers. Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua,” ujarnya.

Menurutnya, PB Porwada menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Kalimantan Utara, Bupati Nunukan, jajaran Pemerintah Kabupaten Nunukan, Forkopimda, PWI Kabupaten Nunukan selaku panitia lokal, sponsor, wasit, tenaga kesehatan, aparat keamanan, relawan, hingga seluruh peserta yang telah memberikan kontribusi sehingga kegiatan berlangsung tanpa hambatan berarti.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materil. Sinergi yang luar biasa ini membuktikan bahwa Nunukan mampu menjadi tuan rumah yang ramah, profesional, dan siap menggelar event berskala provinsi,” katanya.

Porwada II Kaltara mempertandingkan 9 cabang, yakni futsal, bulu tangkis, tenis meja, catur, biliar, domino, atletik, Esport serta karya jurnalistik yang menjadi ajang adu kreativitas dan kualitas karya jurnalistik para wartawan.

Seluruh pertandingan berlangsung kompetitif. Namun, setiap laga tetap diwarnai sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi sportivitas, mencerminkan semangat pers yang independen sekaligus solid dalam membangun daerah.

Pada akhir kompetisi, PWI Kota Tarakan kembali menunjukkan dominasinya dengan mempertahankan gelar Juara Umum Porwada II Kaltara 2026. Tarakan menutup pertandingan dengan koleksi 11 medali emas, 6 perak, dan 16 perunggu, atau total 33 medali.

Sementara PWI Kabupaten Nunukan sebagai tuan rumah tampil impresif dengan finis di posisi kedua melalui raihan 7 emas, 8 perak, dan 8 perunggu atau 23 medali. Adapun PWI Kabupaten Bulungan berada di peringkat ketiga setelah mengoleksi 2 emas, 6 perak, dan 14 perunggu, dengan total 22 medali.

Bagi PB Porwada, hasil akhir bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan. Lebih penting dari itu, seluruh kontingen mampu menunjukkan semangat persaudaraan, menjaga nama baik organisasi, serta membangun komunikasi yang semakin erat antarwartawan di Kalimantan Utara.

“Juara memang penting, tetapi yang jauh lebih bernilai adalah persatuan yang semakin kuat di antara insan pers. Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terpelihara dan menjadi energi positif untuk memajukan dunia jurnalistik di Kaltara,” tutur Eliazar.

Ia menambahkan, Porwada bukan sekadar ajang mencari prestasi olahraga. Kegiatan ini juga menjadi sarana menjaga kebugaran wartawan di tengah padatnya aktivitas peliputan, sekaligus mendorong lahirnya karya-karya jurnalistik yang profesional, berkualitas, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Keberhasilan penyelenggaraan Porwada II di Nunukan juga diharapkan menjadi bekal berharga bagi PWI Kalimantan Utara dalam mempersiapkan atlet-atlet wartawan menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) mendatang.

“Semoga apa yang telah dibangun di Nunukan menjadi fondasi untuk penyelenggaraan Porwada berikutnya yang lebih baik lagi. Terima kasih kepada seluruh keluarga besar PWI se-Kaltara yang telah menjadi bagian dari sejarah sukses Porwada II Kaltara 2026,” ujarnya.

Ketua SIWO PWI Tarakan, Hendi Rustandi mengapresiasi seluruh perjuangan cabor yang dipertandingkan. “Mereka telah mengeluarkan segala kemampuannya untuk bisa merebut kembali gelar juara umum di Porwada kedua ini. Dengn raihan 11 emas dari total 20 emas yang diperebutkan, otomatis kita masih mendominasi. Namun, ke depan (porwada ketiga) kita harus lebih meningkatkan lagi kualitas, skill dan mental bertanding.”

“Meski bisa keluar sebagai juara umum, ada beberapa cabor yang tidak sesuai harapan, dan bahkan harus kehilangan medali emas, seperti tenis meja dan catur,” jelasnya.

“Semoga untuk porwada selanjutnya kontingen Tarakan dapat lebih maksimal lagi, lantaran setiap daerah (Bulungan dan Nunukan) saat ini mengalami perkembangan luar biasa atletnya hampir di semua cabor,” harap Kang Hendi, sapaan akrabnya. (**)

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar